Tasikmalaya – Lapangan Pesantren Pramuka Khalifa pada Rabu malam (13/8/2025) dipenuhi barisan santri berseragam pramuka yang berdiri melingkar menghadap bendera merah putih. Pencahayaan dari lampu sekitar menjadi satu-satunya penerang, menciptakan suasana sederhana namun sarat makna.
Kegiatan ulang janji Pramuka tahun 2025 ini menjadi momen penting bagi para santri untuk memperbarui komitmen mereka terhadap nilai-nilai Dasa Dharma dan Trisatya. Formasi barisan yang rapi, sikap tegap, dan keseragaman atribut menunjukkan disiplin yang telah tertanam dalam kegiatan kepramukaan di pesantren tersebut.
Pada rangkaian kegiatan, Lisda membacakan renungan yang mengingatkan arti kejujuran dan keteguhan hati.
“… dan kebenaran pada akhirnya akan mengalahkan kebohongan.”
Pembacaan renungan ini membuat suasana semakin hening dan khidmat, seakan setiap kata menembus ke dalam hati para peserta, menjadi penguat tekad untuk selalu memegang nilai-nilai kebenaran dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan di malam hari memberikan nuansa yang lebih tenang dan fokus. Udara sejuk Tasikmalaya menyelimuti lapangan, sementara keheningan hanya dipecah oleh suara tegas para santri saat mengucapkan janji secara serempak.
Tradisi ini bukan sekadar kegiatan tahunan, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan penguatan persaudaraan di kalangan santri. Ulang janji di lingkungan pesantren menjadi pengingat bahwa nilai-nilai kepramukaan dapat dihidupkan dalam keseharian, baik di sekolah maupun di luar.
Usai prosesi, santri kembali ke asrama dengan semangat baru untuk terus menjunjung disiplin, kebersamaan, dan pengabdian. Bagi Pesantren Khalifa, momen seperti ini adalah bagian penting dari pendidikan karakter yang berkelanjutan.

