Langkah awal berkah adalah saat seorang muslim memulai hari dengan zikir. Aktivitas ini bukan hanya rutinitas spiritual, tapi juga fondasi ketenangan dalam menghadapi kerasnya dunia. Pagi yang disambut dengan menyebut nama Allah menjadikan hati lebih lapang dan jiwa lebih kuat.
Zikir pagi dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Dalam hadis riwayat Abu Dawud, beliau bersabda bahwa duduk bersama orang yang berzikir sejak Subuh hingga matahari terbit lebih utama dari memerdekakan empat budak dari keturunan Ismail. Betapa besar nilai spiritualnya, hingga mengungguli amal sosial yang agung.
Zikir bukan sekadar lafaz, tetapi komunikasi tulus antara hamba dan Pencipta. Dalam Al-Qur’an surah Al-Ahzab ayat 41-42, Allah menyeru, “Berzikirlah kepada Allah sebanyak-banyaknya, dan bertasbihlah kepada-Nya pagi dan petang.” Ayat ini menegaskan pentingnya rutinitas zikir di waktu pagi.
Menurut M Khalilurrahman Al Mahfani dalam bukunya, zikir menguatkan hati dan menumbuhkan rasa tunduk. Bentuknya bisa berupa membaca tasbih, takbir, tahmid, ayat Al-Qur’an, hingga doa-doa ma’tsurat. Beberapa bacaan seperti Ayat Kursi, surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas disebutkan sebagai pelindung dari gangguan syaitan.
“Zikir pagi membentuk benteng spiritual dalam menghadapi hari yang penuh ujian,” ungkap Ustaz Abul Aswa Al Bayaty, penulis buku Dzikir Pagi dan Petang Sesuai Sunnah Nabi.
Zikir juga memiliki manfaat luar biasa. Seperti disebut dalam buku karya Rahmadi Wibowo, zikir pagi mampu mendekatkan diri kepada Allah, membersihkan hati, menghapus dosa, dan mendatangkan rahmat. Selain itu, zikir memperkuat iman serta mendamaikan batin yang gelisah.
Ragam zikir yang bisa diamalkan meliputi bacaan taawudz, ayat-ayat pilihan, serta doa perlindungan dan permohonan ampunan. Semuanya mengandung harapan untuk dijauhkan dari kejahatan hari itu, kemalasan, dan azab kubur.
Setiap lafal memiliki makna mendalam, menyentuh relung hati seorang mukmin yang sadar akan keterbatasannya sebagai manusia. Dengan membacanya secara rutin, seorang muslim dapat merasakan kedekatan yang intens dengan Allah SWT dalam tiap detak kehidupan.
Membiasakan zikir pagi tak memerlukan waktu lama. Hanya butuh kesadaran, ketekunan, dan niat untuk menanam pahala. Bila dilakukan dengan ikhlas, ia menjadi pembuka jalan untuk hidup yang tenang dan penuh keberkahan.

